MENGIDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB GEJALA AGLOMERASI INDUSTR

Oleh : Melty Riwayanti
Kelas : Geografi 2007”B
  1. Pengertian Aglomerasi Industri
Aglomerasi Industri yaitu pemusatan Industri di suatu kawasan tertentu dengan tujuan agar pengelolaannya dapat optimal.
v Gejala Aglomerasi Industri Disebabkan oleh:
a) Persaingan industri yang semakin hebat dan semakin banyak
b) Pelaksanaan segala bentuk efisien dalam penyelenggaraan industry
c) Peningkatan produktivitas hasil industry dan mutu produksi
d) Pemberian kemudahan bagi kegiatan industry
e) Kemudahan control dalam hubungan tenaga kerja
f) Persiapan menyongsong perdagangan bebas di kawasan ASIA pasifik yang dimulai tahun 2020
g) Pemerataan lokasi industry sesuai gengan jumlah secara tepat dan berdaya guna serta menyediakan industry yang berwawasan lingkungan
B Kawasan Industri dan Kawasan Berikat
Untuk mewujudkan usaha-usaha pembangunan dan pengembangan indurtri Indonesia maka setiap pemerinytah propinsi dibentuklah kawasan – kawasan industry dan kawasan berikat.
a. Kawasan Industri (industrial Estate)
Kawasan Industri adalah daerah yang khusus disediakan pemerintah pusat maupun daerah untuk kegiatan industri. Kawasan ini umumnya merupakan suatu bagian dalam tata rencana kota atau daerah yang tersedia sarana lengkap untuk kegiatan industry.
Tujuan pembangunan kawasan industri
1) Mempercepat pertumbuhan industri
2) Member kemudahan pada kegiatan industry
3) Mendorong kegiatan industry supaya berlokasi dikawasan industry
4) Menyediakan fasilitas lokasi industry yang berwawasan lingkungan
Hak dan Kewajiban pengawasan industry
a. Perusahaan kawasan industri berhak memindahkan hak atau menyewakan bagian-bagian tanah kawasan industry kepada perusahaan industry yang berlokasi di kawasan industry
b. Perusaan industry berhak mendapat imbalan atau pendapatan dari jasa mengelola kawasan industry
c. Perusahaan kawasan industry berkewajiban membantu mengurus pemerintahan dan penyelesaian Hak guna bangunan
d. Perusahaan kawasan industry wajib mematuhi ketentuan dalam rencana pengelolaan lingkungan serta rencana pemantauannya.
a) Pembuatan AMDAL (analisis mengenai dampak lingkungan)
b) Penataan lokasi industry sesuai dengan jenisnya
c) Pembangunan ,pengelolaan dan pemeliharaan
d) Pengelolaan limbah pabrik
e) Pemberian bantuan kepada perusahaan yang berlokasi di kawasan itu dalam pengurusan prizinannya
e perusahan industri wajib membuat dan memberlakukan tata tertib
f Perusahaan industri wajib menyampaikan laporan mengenai kegiatan usahanya
b Kawasan Berikat (Bounded zone)
kawasan berikat merupakan kawasan pengelolaan ekspor.
· Definisi kawasan berikat adalah kawasan yang terletak di dalam daerah pabean ,tetapi memiliki peraturan dan tata cara pemasukan barang yang berbeda dengan cara pemasukan barang ke daerah pabean biasa.
· Fungsi kawasan berikat adalah sebagai tempat penyimpanan dan pengelolaan produksi yang berasala dari luar negeri sebelum barang tersebut di pasarkan
Kawasan berikat di setiap Negara memiliki kesamaan dalam hal:
a. Bebas bea impor baku,bahan penunjang dan peralatan
b. Keringanan atau penundaan pajak (3 sampai 10 tahun )
c. Penyederhanaan perizinan dan administrasi
d. Infrastruktur penunjangan berupa prasaranan dan sarana lengkap
e. Subsidi tariff jasa pelayanan umum
C Relokasi Industri
Relokasi industry yaitu pemindahan industry dari Negara maju ke Negara berkembang.
Alasan relokasi Industri antara lain :
· Mencari upah buru yang lebih murah
· Mengurangi tingkat polusi atau pencemaran dinegara maju
· Memperbesar dan memperluas usaha industry
· Memperluas pemasaran hasil industry
Keuntungan relokasi industri bagi Negara yang dituju adalah:
1) Menambah dan memperluas lapangan pekerjaan
2) Menambah pendapatan Negara dari sekor pajak
3) Alih teknologi dari Negara maju
4) Permodalan langsung dari negar yang memindakn industri
PENYEBARAN LOKASI PERTANIAN DAN MACAM – MACAMNYA
Pertanian
a. Pertanian rakyat
Pertanian rakyat adalah pertanian yang diusahakan oleh rakyat,sifatnya sangat sederhana dan arealnya cukup sempit
· Penggunaan lahan pertanian
Penggunaan lahan pertanian dapat dibedakan menjadi
1) Sawah irigrasi
2) Sawah tadah hujan
3) Pertanian sawah pasang surut
4) Pertanian sawah lebak
· Usaha peningkatan produksi pangan
§ Intensifikasi pertanian
§ Ekstensifikasi pertanian
§ Difersifikasi pertanian
§ Mekanisasi pertanian
§ Kendala yang menghambat usaha pertanian
§ Iklim yang kurang baik
§ Serangan hama
§ Bencana alam
b. Pertanian perkebunan
Pertanian perkebunan rakyat adalah perkebunan yang diusahaka oleh rakyat.
Ciri-ciri perkebunan rakyat antara lain:
1) Areal tidak begitu luas,hanya beberapa hektar
2) Dikerjkan oleh seluruh anggota keluarga
3) Tidak membutuhkan modal besar
4) Hasil perkebunan rakyat untuk pasar dalam negeri.
Perkebunan besar adalah perkebunan yang diusahakan oleh badan badan sebagai berikut:
1) Pemerintah BUMN (badan usaha milik Negara)
2) Modal swata yang menyewa tanah pemerintah
3) Modal asing kerja sama dengan pemerintah
Sifat dan tujuan perkebunan besar:
1) Mengusahakan secara besar besaran dan areal yang luas
2) Menggunakan system modern
3) Menggunakan tenaga kerja ahli dengan pengertian ilmiah
4) Memasarkan hasil produksi untuk perdagangan ekspor
Macam-macam perkebunan besar:
1. Karet 5. Kelapa
2. Tebu 6.kelapa sawit
3. Tembakau 7.teh
4. Kopi
c. Peternakan
Peternakan adalah usaha pemeliharaan hewan ternak oleh penduduk
a. Jenis peternakan
§ Peternakan hewan besar antara lain:
· Sapi yaitu dimanfaatkan untuk daging dan untuk menarik pedati dan membantu pertanian
· Sapi perah dimanfaatkan untuk susunya
· Kerbau dimanfaatkan daging dan tenaganya
· Kuda dimanfaatkan tenaganya untuk menarik pedati,kereta,pasukan berkuda TNI
· Peternakan hewan kecil
· Domba dan anjing
· Babi
b. .usaha pengembangan ternak di Indonesia
c. Perikanan
perikanan adalah usaha pemeliharaan ikan dan penangkapannya oleh penduduk.
Factor-faktor yang mendorong dikembangkannya perikanan di Indonesia
a) Perairan laut yang dangkal merupakan tempat berbagai jenis ikan
b) Perairan darat yang luas merupakan tempat berbagai jenis ikan air tawar
c) Konsumsi ikan dalam negeri dan luar negeri semakin meningkat
Factor-faktor yang menghambat perkembangan usaha perikanan
a) Umumnya masyarakat nelayan kita masih tradisional yang masih terikat oleh cuaca dan waktu dalam melaut
b) Alat yang digunakan masih sederhana
c) Hasil tangkapan langsung dijual,sebab tidak memiliki mesin pengawet dan kurang mengetahui cara pengelolaan ikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar