Biosfer

Meskipun terdapat berbagai hipotesis, belum ada yang dapat dibuktikan oleh bukti ilmiah. Bumi masih merupakan satu-satunya planet yang dapat mendukung adanya kehidupan. Makhluk hidup dapat bertahan pada lingkungan yang beraneka ragam, dengan penyebaran yang terkonsentrasi pada lapisan tipis yang terdiri dari tanah, air dan udara yang disebut dengan biosfer. Bagian Bumi yang dapat ditinggali ini terdiri dari komunitas yang kompleks, binatang dan tunbihan hidup dengan hubungan yang dekat dengan lingkungan melalui pemindahan materi dan energi.
Antara Tanah, Air, dan Udara
Biosfer terdiri dari tiga lingkungan fisik yang secara tetap berhubungan untuk mempertahankan, membuat kembali, dan membangun kehidupan:
Pertukaran unsur kimia yang terjadi antara tiga elemen dapat menyeimbangkan ketiganya secara alamiah dengan mendaur ulang materi dan energi.
Litosfer adalah lapisan terluar Bumi yang berbentuk padat: benua, kepulauan, dan dasar laut. Hampir semua spesies tumbuhan mempunyai akar di batuan dan tanahnya, sedangkan sebagian besar spesies binatang hidup berhubungan dengan litosfer. Beberapa makhluk hidup, misalnaya bakteri anaerobik, hidup di dalam tanah, sedangkan yang lainnya memerlukan udara untuk dapat hidup.
Hidrosfer terdiri dari air, baik air asin maupun air tawar: lautan, sungai, danau, dan air bawah tanah. Lapisan ini sebagian menutupi litosfer, tempat hidup makhluk hidup yang sangat bervariasi, dari ganggang yang kecil sampai mamalia laut raksasa.
Atmosfer adalah lapisan udara sehingga dapat tumbuh kehidupan. Lapisan ini terletak di atas permukaan Bumi dan kaya akan jenis makhluk hidup. Atmosfer juga dapat menggerakkan dan menaburkan spora, bibit dan mikroorganisme.
Pembagian Biosfer Secara Geogreafis: Bioma
Bioma, satuan ekolgi dalam skala yang besar, adalah komunitas makhluk hidup yang seragam. Bioma ditandai oleh pembentukan tumbuhan, yang bergantung pada kondisi iklim. Delapan bi0ma sudah dapat dikenali tersebar di seluruh biosfer.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar